Disable Preloader

Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia optimis dapat kembali meraih anugerah keterbukaan informasi publik dengan klasifikasi INFORMATIF Tahun 2021, hal ini disampaikan Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha, Anhar Achmad usai mengikuti tahap akhir monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Komisi Informasi Pusat pada Senin, 11 Oktober 2021 secara virtual di Jakarta.

Anhar Achmad menjelaskan memang tidak mudah untuk mempertahankan capaian kinerja PPID LPP RRI  Tahun 2020, namun segala upaya telah dilakukan dalam rangka implementasi UU Nomor 14 Tahun 2008 di Lingkungan LPP RRI. Saat Presentasi Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha didampingi oleh anggota Dewan Pengawas LPP RRI, Tantri Relatami yang sedang berada di Makassar.

Di hadapan Tim Penilai yang terdiri dari :

  1. Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat, Hendra J. Kede
  2. Ketua Bidang Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi, Wafa Patria Umma
  3. Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik LIPI, Prof. Siti Zuhro M.A.

Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha LPP RRI, Anhar Achmad menjelaskan upaya yang telah dilakukan berupa inovasi dan kolaborasi PPID LPP RRI dengan berbagai stakeholder seperti Balai Literasi Braile Indonesia (BLBI) Abiyoso di Cimahi Bandung dan Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Pusat dalam penyediaan dan pelayanan informasi publik bagi masyarakat berkebutuhan khusus yakni penyandang disabilitas sensorik netra.

Selain itu, Anhar Achmad juga mengungkap beragam capaian kinerja seperti RRINET, RRI SPRINT, serta Program Acara Siaran di masa Pandemi Covid-19 yakni Belajar Di RRI, Guru Keliling serta Lomba Bercerita Anak.  

Anhar Achmad selaku PPID Utama LPP RRI menyampaikan apresiasi kepada PPID Pelaksana LPP RRI di seluruh Indonesia, Jajaran Dewas-Direksi 2016-2021 atas peransertanya  guna mewujudkan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia kembali meraih Anugerah Tertinggi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021.

Buka Informasi, Siap Melayani, Informatif Pasti Bisa !

Share:
Survey Pelayanan
Informasi Publik